Tumbuhan yang dapat menghilangkan penyakit amandal (tanpa perlu operasi)

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم .


Allah menciptakan bumi ini dengan segala rencana dan perhitungan yang matang.
Segala keperluan manusia, berada di dalam bumi ini. termasuk obat-obatan.
sekarang di sini saya akan membahas tumbuhan-tumbuhan yang dapat menyembuhkan penyakit amandal, tanpa perlu dilakukan operasi.

 1. Daun jalungkap.
apakah kalian mengetahui daun jalungkap??bentuknya?? dan khasiatnya??
apa yang kita lakukan jika menemukan tumbuhan liar di pekarangan rumah kita??
pasti kebanyakan orang akan membuang tumbuhan itu, eits...jangan salah?? ternyata ada tumbuhan liar yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kita loe.... salah satunya adalah tumbuhan jalungkap


Tumbuhan ini merupakan tumbuhan liar yang banyak tumbuh di perkebunan, ladang,maupun di tepi jalan. Menurut Lasmadiwati (2003) tumbuhan ini berasal dari Asia Tropik tersebar di Asia Tenggara,termasuk Indonesia, India, Cina, Jepang dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara. Oleh karenanya, pegagan mudah dijumpai dan mudah tumbuh di berbagai tempat di Indonesia.
Di Jawa Barat, jalukap banyak tumbuh di perkebunan atau di pekarangan. Masyarakat Jawa Barat mengenalnya sebagai salah satu tanaman lalap. 
di kalimantan selatan namanya jelukap
klo di daerah malang namanya cowek gopel
versi Pak Hembing (pakar kesehatan) tanaman ini banyak mengandung ginko biloba yang khasiatnya buat meningkatkan kemampuan berpikir manusia

Di India, tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat disentri. Di India, Pakistan, dan sebagian Eropa Timur telah lama, ribuan tahun yang lalu, pegagan dipercayai dapat meningkatkan ketahanan tubuh (panjang umur), membersihkan darah dan memperlancar air seni. 

Dalam pengobatan Cina pun, jalukap dikenal dapat memperpanjang umur. Sementara  masyarakat Timur Jauh di Eropa menggunakan jalukap sebagai obat lepra dan TBC. 
Di Eropa, jalukap telah diolah menjadi salep 1% atau bubuk 2% sebagai obat luka dan borok yang menahun. 
Masyarakat Malaysia pun telah lama mempergunakan jalukap sebagai tonik dan minuman segar serta infuse jalukap digunakan dalam pengobatan gangguan liver.

jalukap yang dikenal dengan sebutan Centella Herba memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. 
Diduga glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa.
Asiatosida berfungsi meningkatkan perbaikan dan penguatan sel-sel kulit, menstimulasi pertumbuhan rambut dan jaringan ikat.
Dosis tinggi dari glikosida saponin akan menghasilkan efek pereda rasa nyeri. Dikatakan juga, saponin yang terkandung dalam tanaman ini mempunyai manfaat mempengaruhi collagen (tahap pertama dalam perbaikan jaringan), misalnya dalam menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan, sedangkan zat vellarine yang ada memberikan rasa pahit (Anonim 1, 2009).

Terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut. Jalukap merupakan tanaman herba tahunan yang tumbuh menjalar dan berbunga sepanjang tahun. Tanaman akan tumbuh subur bila tanah dan lingkungannya sesuai hingga dijadikan penutup tanah. Sering dijumpai di daerah lembab dan tumbuh diantara rerumputan. 
 
Tumbuh merambat dengan geragih (stolon) yang merayap dengan panjang 10 cm - 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, pangkal daunnya lebar bertangkai panjang sekitar 5 cm - 15 cm berbentuk ginjal. Tepinya bergerigi atau beringgit, dengan penampang 1 cm - 7 cm tersusun dalam roset yang terdiri atas 2 - 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut dan tidak mempunyai batang, namun mempunyai rhizoma (rimpang pendek). Bunganya kecil berwarna pink tua. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 - 2,5 mm, baunya wangi, rasanya pedas dan pahit.

Bagian yang dipakai sebagai bahan pengobatan adalah seluruh bagian herbal.Untuk obat yang diminum, cuci 30-60g herba segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas.
Cara lain, giling herba sampai halus, lalu peras dan air perasannya diminum.
Bisa juga, seduh 1-2g bubuk kering dengan air panas. Setelah dingin minum sekaligus.
Untuk mengobati keracunan, jus 500-1.500 g herba jalukap segar, lalu minum sekaligus. Untuk Pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu tempelkan ke tempat yang sakit, seperti pada bisul, luka bakar, luka bernanah, tuberkulosis (TBC) kulit, herpes zoster, eksim, dan gigitan ular.
Cara lain, rebus herba segar dan gunakan air rebusannya sebagai obat kumur pada sariawan atau mencuci luka berdarah dan bernanah. Ekstrak minyaknya dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut. Kebanyakan jalukap dikonsumsi segar untuk lalapan, tetapi ada yang dikeringkan untuk dijadikan teh, diambil ekstraknya, Jalukap juga telah diproduksi dalam bentuk tablet dengan nama gotu cola. (Arisandi et all, 2005).



2. Daun Sirih

Sirih (Piper betle, Linn.)
Sinonim :
Chavica auriculata Miq. Artanthe hixagona.
Familia :
Piperaceae


Uraian :
Sirih (Piper betle) termasuk jenis tumbuhan merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Tanaman ini panjangnya mampu mencapai puluhan meter. Bentuk daunnya pipih menyerupai jantung dan tangkainya agak panjang. Permukaan daun berwarna hijau dan licin, sedangkan batang pohonnya berwarna hijau tembelek (hijau agak kecoklatan) dan permukaan kulitnya kasar serta berkerut-kerut. Daun sirih disamping untuk keperluan ramuan obat-obatan juga masih sering digunakan oleh ibu-ibu generasi tua untuk kelengkapan ‘nginang’ (Jawa). Biasanya kelengkapan untuk ‘nginang’ tersebut adalah daun sirih, kapur sirih, pinang, gambir, dan kapulaga.
Nama Lokal :
Betel (Perancis), Betel, Betelhe, Vitele (Portugal); Sirih (Indonesia), Suruh, Sedah (Jawa), Seureuh (Sunda); Ju jiang (China).;


Cara menggunakan untuk mengobati sakit tenggorokan
  • Ambil 4-5 lembar dauh sirih hijau. Trus dicuci bersih.
  • Remas2x daun sirih sampai keluar minyak/kandungannya
  •  dan direbus menggunakan air bersih sebanyak 3 gelas.
  • Terus direbus kira-kira 15-20 menit
  • Api yang di gunakan jangan besar cukup menggunakan api kecil saja.
Setelah itu dinginkan. Lalu minum airnya setelah makan atau sebelum tidur atau ketika tenggorokan terasa sakit. Dijamin tenggorokan akan terasa lebih nyaman dalam beberapa menit setelah meminum air rebusan.
Saya sudah pernah mencobanya sendiri, karena di kasih tau oleh nenek saya.
KENAPA bisa begitu???
Apa saja kandungan yang terdapat di dalam daun sirih???
Kandungan dan manfaat

Minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan chavicol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Daun sirih juga bersifat menahan perdarahan, menyembuhkan luka pada kulit, dan gangguan saluran pencernaan. Selain itu juga bersifat mengerutkan, mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatik, dan menghentikan perdarahan.

Kegunaan :
  • Batuk
  • Sariawan
  • Bronchitis
  • Jerawat
  • Keputihan
  • Sakit gigi karena berlubang (daunnya)
  • Demam berdarah
  • Bau mulut
  • Haid tidak teratur
  • Asma
  • Radang tenggorokan (daun dan minyaknya)
  • Gusi bengkak (getahnya)


Pemakaian Luar
Eksim
Luka bakar
Koreng (pyodermi)
Kurap kaki
Bisul
Mimisan
Sakit mata
Perdarahan gusi
Mengurangi produksi ASI
Menghilangkan gatal


Peringatan
Mengunyah sirih terlalu banyak dan dalam rentan waktu yang lama telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan tenggorokan squamous cell carcinoma.

 
Kalau ada yang lebih alami dan murah yang di sediakan alam kenapa kita coba...
Kalau ketemu semua daun yang saya sebutkan, ambil & tanam di sekitar rumah suatu saat pasti berguna bagi kita dan keluarga amin..

semua daun di atas sudah pernah penulis coba.
selain daun di atas, ada benalu jeruk,dll

0 komentar:

Poskan Komentar